Seni jalanan telah lama dipandang sebagai bentuk ekspresi artistik yang memberontak dan subversif, sering kali dikaitkan dengan vandalisme dan budaya bawah tanah. Namun, seorang seniman menantang stereotip ini dan mendefinisikan ulang apa itu seni jalanan. Suhu189, seorang seniman grafiti yang beralih menjadi pelukis galeri, membawa gaya uniknya dari jalanan ke galeri, menampilkan keindahan dan kompleksitas karyanya dalam sudut pandang baru.
Suhu189 yang bernama asli David Gomez ini pertama kali memulai perjalanan seninya sebagai seniman grafiti di jalanan kampung halamannya. Karya awalnya berani dan penuh warna, sering kali menampilkan desain yang rumit dan detail yang rumit. Namun, ketika ia mengasah keahliannya dan mengembangkan gayanya, ia mulai memasukkan teknik artistik yang lebih tradisional ke dalam karyanya, memadukan energi mentah seni jalanan dengan kecanggihan seni rupa.
Perpaduan seni jalanan dan seni rupa inilah yang membedakan Suhu189 dengan seniman lain di kancah seni urban. Lukisannya merupakan perpaduan warna-warna cerah, pola rumit, dan garis-garis tebal, menciptakan estetika dinamis dan menarik secara visual yang memikat pemirsa. Dalam karyanya, Suhu189 mengeksplorasi tema-tema identitas, budaya, dan isu-isu sosial, menggunakan karya seninya sebagai platform untuk meningkatkan kesadaran dan memancing pemikiran.
Salah satu aspek paling mencolok dari karya Suhu189 adalah penggunaan simbolisme dan ikonografi. Lukisannya sering menampilkan motif berulang seperti binatang, topeng, dan bentuk geometris, masing-masing memiliki makna dan makna uniknya sendiri. Simbol-simbol ini berfungsi sebagai bahasa visual yang digunakan Suhu189 untuk mengkomunikasikan ide dan pesannya, menciptakan dialog antara seniman dan penonton.
Dalam beberapa tahun terakhir, Suhu189 telah beralih dari melukis di jalanan menjadi berpameran di galeri dan pameran seni di seluruh dunia. Karyanya mendapat pujian kritis dan dipuji karena inovasi dan orisinalitasnya. Dengan membawa karya seninya ke ruang galeri, Suhu189 menantang batas-batas tradisional seni jalanan dan memperluas kemungkinan pencapaian genre tersebut.
Melalui karya seninya, Suhu189 tidak hanya mendefinisikan ulang seni jalanan tetapi juga menantang praduga tentang apa artinya menjadi seniman grafiti. Dengan merangkul semangat pemberontakan seni jalanan dan keterampilan teknis seni rupa, ia menciptakan paradigma baru seni urban yang mudah diakses dan merangsang secara intelektual. Saat ia terus mendorong batas-batas karyanya, Suhu189 menunjukkan bahwa seni jalanan bisa lebih dari sekadar vandalisme – seni jalanan bisa menjadi bentuk ekspresi kuat yang melampaui batas dan menghubungkan orang-orang dari semua lapisan masyarakat.
